Sekelam hatimu
melewati batasan takdir
terucap ketika hujan menyelubungi sisi hati
berlangitkan kekelaman
bermataharikan kenestapaan
kasih yang lusuh dan kaku itu
masih tertuju matamu padanya walau perih
Kehidupan kadang jauh dari yang diingini
Ketika kau memutuskan memiliki cintanya
pasrah semuanya untukmu
merangkai semua tanya
angan yang terlintas
dan angananmu telah kau titipkan padanya
dalam suara gerak rasamu
dari semua bintang yang berpijar
hatimu mula tertambat padanya.
wahai jiwa yang lembut hati
lembutkan naluri setiap hari
kau yang hadir bak salju
meruntuhkan rimbunnya batu karang itu
ketika malam semakin larut
kantuk tak tertahan
kau masih bisa tersenyum hangat dan manis
dibiarkan cahayanya hanyut bersama angin malam
kau menatap indah dipangkuaan
berbisik ditepian kau berikan atas dasar kasih dan kerelaan
No comments:
Post a Comment