Rintihan senja kini bernada
jiwa pasrah dalam keluhan resah
dalam kudrat umpama tiada nyawa jiwa kian tiada apa apa
walaupun pelangi mengelilingi nya
dalam jejak jejak masa
masih ada kurantaikan kata
angin berbisik cuba sampaikan bicara
namun rintik -rintik hujan turun tanpa diduga
debu berterbangan memercik wajah hiba
asa terpalit dalam kata dan aksara
bibir terbungkus dalam rasa
bulir bulir cahaya kian malap diujung senja
samudra biru sudah tiada memuja
tanpa batas dalam bicara
hingga terdiam dalam bisukan kata
berlabuh kata berhias tinta
segenap rasa bermain badai gelora
menerpa dalam lamunannya
redup mata seakan menguasi jiwa
namun tiada mengerti
gerak gaya yang mengintai nya
kini rasa hanya menanti diujung senja
kala nafasmu mulai sesak dalam hiba
ku basuh jemarimu dengan air mata
bibir tergetar kian lemah bersuara
pasrah jiwa dalam redha NYA
No comments:
Post a Comment